Setelah mengalami kekosongan selama 58 minggu, akhir Indonesia memiliki kepala perwakilan negara yang baru untuk Seoul, Korea Selatan.

Penjaga Istana Deoksu & Keluargaku
Setelah mengalami kekosongan selama 58 minggu, akhir Indonesia memiliki kepala perwakilan negara yang baru untuk Seoul, Korea Selatan.


Di Korea, ada sejenis tradisi sesama teman sekantor untuk mengadakan acara makan malam bersama.












Permainan yang diadakan antara lain, injak balon, tiup balon dengan hidung, adu lutut (Dak Ssa Um), lempar sepatu, dan lempar bola ke musuh, sebenarnya setiap permainan ini ada bahasa Korea-nya namun saya tidak begitu hafal..
Dalam permainan injak balon setiap kelompok harus memecahkan balon musuh yang diikatkan di kaki masing-masing. Tiup balon sampai pecah, khusus bagi laki-laki ditiup pakai hidung..bisa bayangin nggak ? Dak Ssa Um atau adu lutut, ini yang menarik dengan melipat satu kaki, dan berdiri dengan kaki yang satu lagi, kita harus menumbangkan musuh..Saya ketiban nggak enaknya, karena ketemu musuh Luke staf yang paling tinggi di KBS WR..hasilnya...sudah pasti saya kalah...Untuk lempar sepatu... melempar sepatu masing-masing sejauh mungkin, memang kelihatan bodoh, namun cukup mengasyikkan...dan yang terakhir adalah seperti permainan kasti di Indo, yaitu melempar bola kearah musuh...kalau kena...mati !
Nah...dalam setiap permainan akan diambil pemenang, 1, 2 dan 3. Hadiah ? Pasti ada... ada plester obat, alat pelentik bulu mata..pokoknya..murah meriah...atau mungkin murah banget...
Emang sich tujuannya hanya buat rame-rame aja, kemudian makan gratis...karena puncak acara itu sendiri adalah makan rame-rame.
Musim gugur adalah salah satu dari empat musim yang ada di Korea Selatan. Disamping musim semi, musim gugur merupakan musim yang dipavoritkan masyarakat. Disamping karena cuacanya cerah, tidak panas dan juga tidak begitu dingin, taman-taman kota, terlebih lagi daerah pegunungan menawarkan pemandangan yang sangat indah.
Baru-baru ini mantan presiden RI BJ Habibie berkunjung ke Seoul untuk menghadiri sekaligus memberikan pandangannya dalam Forum Pemimpin Internasional yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 60 tahun pendirian Korea.
